Anak usia SD itu senang dengan bermain. Oleh karena itu, Anda pun bisa menerapkan sistem pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Misalnya saja Anda bisa mengajarkan perhitungan angka sambil memegang mainan. Anda bisa menjumlahkan mainan satu per satu. Dengan begitu anak akan lebih mudah memahaminya. Hal ini dapat menstimulasi otak dan motorik anak sehingga otak kiri dan kanan saling bekerja.
Anak-anak itu suka dengan bergerak. Anda bisa menggunakan pola pembelajaran yang banyak melibatkan gerakan. Seperti misalnya kita bisa meminta anak untuk meletakkan alfabet sesuai urutannya. Dengan cara ini bisa membuat anak lebih mudah memahami hal yang kita ajarkan. Ini merupakan salah satu cara belajar anak SD yang efektif. Membuat pembelajaran yang melibatkan gerakan akan membantu anak untuk lebih mudah memahaminya.
Belajar sambil bermain
Tingkatan berpikir anak SD memang berbeda dari kelas rendah menuju kelas tinggi, tingkatan berfikir dari kongkrit menuju abstrak. Akan tetapi anak akan lebih senang dengan demonstrasi atau praktek langsung. Karena anak secara langsung belajar dan mengalami apa artinya belajar secara langsung. Disini guru dituntut kreatif dalam mendidik siswa, agar siswa dapat melakukan pengalaman langsung dalam belajar.
Dengan Tujuan yang mulia ini guru dinaungi oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendidik. Sehingga kedepannya guru menjadi kreatif dan berwawasan luas agar dapat menularkan ilmunya pada siswa, terutama siswa sekolah dasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar